Dia juga menambahkan, pemasaran melalui media sosial memberikan peluang bagi produk UMKM lokal untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, tidak hanya di wilayah Rejang Lebong, tetapi juga hingga berbagai daerah di Indonesia bahkan mancanegara.
Karena itu, Anes berharap pelaku UMKM tidak ragu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana mengembangkan usaha, dengan tetap menjaga mutu dan daya saing produk.
“Harapan kami, UMKM jangan ragu memasarkan produknya melalui media sosial. Yang penting konsisten menjaga mutu, rasa, legalitas, dan kemasan. Dengan begitu, produk UMKM Rejang Lebong bisa semakin dikenal dan berkembang,” tutupnya. (NAC)























