Dengan kupon tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas kebutuhan pokok yang tersedia di lokasi pasar murah.
Tak hanya memberikan bantuan kepada penerima kupon, pasar murah juga terbuka bagi masyarakat umum. Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga yang biasa ditemukan di pasaran.
Anes mencontohkan, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang umumnya dijual sekitar Rp65 ribu atau lebih, dalam kegiatan tersebut ditawarkan seharga Rp58 ribu. Sementara minyak goreng yang biasanya berada di kisaran Rp17 ribu hingga Rp18 ribu, dijual seharga Rp15 ribu.
Menurut dia, selisih harga tersebut diharapkan dapat meringankan pengeluaran rumah tangga sekaligus membantu menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
“Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat membantu menekan inflasi dan meningkatkan daya beli masyarakat. Karena harga yang lebih murah tentu dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Anes.























