Dia menegaskan, pembinaan tersebut menjadi salah satu langkah Disdikbud untuk memastikan proses pendidikan di setiap sekolah berjalan secara optimal. Sebab, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada sarana dan prasarana, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang berada di dalamnya.
“Selain memperkuat profesionalisme tenaga pendidik, kita juga mendorong setiap sekolah untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan sekaligus menggali potensi siswa agar mampu mencetak berbagai prestasi,” tutur Zakaria.
Dia juga menegaskan, langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan pemerataan jumlah peserta didik di setiap satuan pendidikan. Dengan semakin banyak sekolah yang memiliki keunggulan di bidang masing-masing, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan dalam menentukan sekolah bagi anak-anak mereka.
“Harapan kita, mutu dan kualitas pendidikan terus meningkat, begitu juga prestasi siswa. Dengan begitu, ke depan tidak ada lagi sekolah yang kekurangan siswa,” jelasnya.
Zakaria menilai, setiap sekolah perlu memiliki keunggulan yang dapat menjadi daya tarik tersendiri. Keunggulan tersebut bisa berasal dari bidang akademik maupun non akademik, sehingga prestasi yang dihasilkan tidak hanya mengangkat nama siswa, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.























