Di sisi lain, Disdikbud juga mulai mendorong guru dan tendik agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi. Menurut Zakaria, kemampuan menggunakan teknologi saat ini bukan lagi sekadar tambahan, melainkan sudah menjadi kebutuhan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pendidikan.
Terlebih, berbagai proses pengusulan maupun pelaporan kegiatan, mulai dari tingkat daerah hingga tingkat nasional, kini semakin banyak dilakukan melalui sistem digital.
“Kita juga berharap ke depan para guru dan tendik lebih melek digitalisasi. Karena untuk pengusulan serta kegiatan lainnya, baik di daerah hingga tingkat nasional, sudah berbasis digital,” kata dia.
Setelah rangkaian pembinaan pada jenjang SD selesai dilaksanakan, Disdikbud Rejang Lebong berencana melanjutkan kegiatan serupa pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Pembinaan secara berkelanjutan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu mendorong perubahan dalam pengelolaan sekolah, peningkatan kedisiplinan tenaga pendidik, kualitas pembelajaran, hingga capaian prestasi peserta didik.























