
| IST/IR. Wagub saat menghadiri kegiatan aksi nyata penanganan stunting di Kepahiang. |
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM – Lantaran angka stunting di Kepahiang masih tinggi dan pergerakan penanganannya terbilang lambat. Aksi penanganan stunting di Kabupaten Kepahiang dinilai belum maksimal oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu.
Dengan data angka stunting terbesar di Provinsi Bengkulu, tentu masih banyak tugas yang harus dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang. Terlebih lagi pada pelaksanaan aksi nyata penanganan stunting itu sendiri, sejauh ini belum banyak pergerakan aksi nyata yang dilakukan.
| Dr. H. Rosjonsyah, S.Ip M.Si |
Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Bengkulu Dr. H. Rosjonsyah, S.Ip M.Si mengatakan, berdasarkan data yang ada, sudah bisa dipastikan aksi nyata penanganan stunting di Kabupaten Kepahiang ini masih belum maksimal. Karena seperti yang diketahui bersama, dengan kondisi alam yang potensial, tidak seharusnya angka stunting di Kabupaten Kepahiang paling tinggi diantara kabupaten lainnya yang ada di Provinsi Bengkulu.
“Aksi nyata penanganan stunting di Kepahiang memang belum maksimal. Jadi saya berharap, kedepannya Pemkab Kepahiang lebih banyak melaksanakan aksi nyata untuk penanganan stunting. Saya percaya, Pemkab Kepahiang mampu menjalankan tugasnya secara maksimal,” ungkap Wagub.
Selain kurangnya aksi nyata yang dilakukan lanjut Wagub, pergerakan penekanan angka stunting di Kepahiang juga terbilang lambat, karena pelaporan data soal penanganan stunting yang dilakukan juga sangat lambat. Sehingga angka stunting di Kabupaten Kepahiang ini akan terus tinggi meskipun sudah melaksanakan 7 aksi penanganan stunting.























