“Kita menginginkan adanya upaya untuk penanganan banjir jangka panjang di wilayah rawan banjir ini. Kajian ini penting agar langkah penanganan banjir lebih terukur, dan tidak hanya sementara saja,” ujar bupati.
Bahkan tak hanya itu, selama empat jam sejak pukul 09.00 hingga 13.00 Wib, Bupati dan Wabup bersama tim OPD terkait juga langsung meninjau saluran air serta bendungan di Dusun Curup, Batu Dewa, Karang Anyar, hingga Cawang.
“Dialog dengan perangkat desa, pengelola bendungan, dan warga juga perlu dilakukan untuk menghimpun masukan agar kita bisa mencari solusinya bersama,” terang bupati.
Untuk diketahui, sehari sebelumnya bupati juga telah meninjau titik rawan banjir bersama OPD, dena mengidentifikasi tiga persoalan utama, seperti sedimen menumpuk di drainase, kapasitas saluran yang kecil, hingga intensitas hujan tinggi.
Karena itu sebelumnya bupati juga telah mengimbau camat, lurah, hingga RT dan RW, untuk menggerakkan warga bergotong royong membersihkan saluran air.























