
Lebih lanjut dijelaskan Nining, karena saat ini masih ada sekolah yang belum lengkap sarana dan prasarana elektronik. Pihaknya akan terus mengupayakan ketersediaan sarpras pendukung. Akan tetapi diterangkannya juga, Sarpras harus didukung dengan jaringan yang baik. Dimana pada dasarnya, ANBK ini dilakukan oleh Kemendikbud untuk menilai secara keseluruhan baik dari sisi kognitif maupun non kognitif siswa.
“ANBK merupakan upaya penilaian terhadap mutu setiap sekolah, tak terkecuali pada jenjang sekolah dasar. Tujuannya guna meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses, dan output pembelajaran. Adapun tiga instrumen penilaian ANBK yaitu, asesmen kompetensi umum,survei karakter dan survei lingkungan belajar,” pungkasnya. (PB)























