
Wagub juga menjelaskan, jangan hanya bapak asuh dan bunda asuh saja yang melakukan penekanan stunting ini. Akan tetapi setiap OPD yang terkait atau yang menjadi leading sektor juga harus terlibat. Sehingga dikatakan Wagub, semuanya wajib bekerjasama dan bahu membahu dalam menekan angka stunting yang ada.
“Angka stunting di Kabupaten Kepahiang ini masih terbilang tinggi, yakni diangka 24 persen. Bahkan bisa dikatakan, angka stunting di Kepahiang ini tertinggi di Provinsi Bengkulu. Jadi sudah seharusnya kita bersama dapat menekan angka stunting ini,” sampainya.
Disamping itu Wagub mengharapkan, agar jumlah bapak asuh dan bunda asuh di Kepahiang ini terus bertambah. Karena meski sudah ada 39 orang yang sudah dikukuhkan, tak jadi masalah jika semakin banyak yang menjadi bapak asuh dan bunda asuh.
“Kehadiran bapak dan bunda asuh yang sudah ada, mari kita kejar dan tekan terus angka stunting hingga turun seperti yang kita harapkan bersama,” tutup Wagub. (PB)























