“SD ini cukup banyak siswanya, ada sekitar 800 orang. Oleh karena itu ketepatan harus dipastikan betul waktu pendistribusiannya,” ucap Mian.
“Saya kemaren juga monitor di Komisi IX dari dapil Bengkulu terus mengusulkan agar pelaksanaanya jangan difokuskan di Kota Bengkulu saja, tetapi sampai ke wilayah kabupaten, bisa sampai ke Curup Padang Ulak Tanding, Napal putih Bengkulu Utara dan daerah lain,” tambahnya.
Tidak kalah penting, saat ini Pemerintah Provinsi juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah kabupaten/kota agar menginventarisir aset-aset yang bisa dimanfaatkan untuk dapur MBG.
“Telah kita inventarisir aset-aset pemerintah kabupaten yang gampang diakses untuk pinjam pakai dapur MBG dengan kapasitas 350 daya tampung,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono menjelaskan, pelaksanaan MBG yang dilaksanakan ini menindak-lanjuti intruksi Presiden RI secara langsung.























