Nantinya kata Weli, peserta diwajibkan mengisi asesmen siap latih sebelum batas akhir pada 7 Mei 2026 pukul 23.59 WIB. Tahapan seleksi dan wawancara akan dilaksanakan pada tanggal 8-13 Mei 2026, dengan pengumuman peserta yang lulus seleksi pada tanggal 14 Mei 2026. Sedangkan program pelatihan akan dimulai dengan kegiatan kick off dan orientasi pada 20 Mei 2026.
“Nanti peserta bisa langsung mendaftar ke UPTD Pelatihan Kerja Kepahiang sesuai dengan jadwal yang tertera. Setelah dinyatakan lulus, peserta harus daftar ulang sebelum pelatihan dimulai,” jelasnya.
Untuk calon peserta yang berminat mendaftar kata Weli, harus melengkapi sejumlah persyaratan administrasi seperti fotokopi ijazah, KTP, KK, serta bukti terdaftar di SISNAKER. Pendaftaran juga wajib dilakukan melalui website resmi Kementerian Ketenagakerjaan. Selain itu perlu diketahui, peserta yang memiliki kartu DTKS, seperti penerima PKH, BLT, BST, dan Prakerja, akan diprioritaskan dalam proses seleksi.
Namun yang harus digarisbawahi tegasnya, pada tahun ini terdapat perubahan signifikan dalam persyaratan peserta. Jika sebelumnya terbuka bagi lulusan SMP ataupun dengan batas usia hingga 35 tahun, kini peserta diwajibkan merupakan lulusan SMA/SMK atau maksimal tiga tahun setelah kelulusan.
“Pengetatan seleksi ini dilakukan agar peserta yang mengikuti pelatihan benar-benar siap, baik dari sisi dasar pendidikan maupun kesiapan memasuki dunia kerja,” jelasnya.























