“Kita akan menjalan tugas kita sesuai dengan tupoksinya. Dimana selain mengakomodir kepentingan para penghulu, kita juga akan menyusun kode etik, memberikan advokasi, memeriksa pelanggaran kode etik, dan menyampaikan aspirasi penghulu ke Kemenag,” kata Bulkis.
Dia juga mengajak seluruh pengurus maupun anggota yang baru dikukuhkan, agar dapat mencintai dan membesarkan APRI, serta menjaga nama organisasi agar semakin baik kedepannya.
“Mari sama-sama kita jaga nama baik APRI, dengan menjalankan tugas yang ada sebagaimana mestinya,” tutup Bulkis.
Sekedar informasi, APRI merupakan sebuah organisasi profesi bagi para penghulu di Indonesia yang dibentuk untuk menyatukan aspirasi, menyusun kode etik, dan membantu meningkatkan kompetensi anggotanya. (JP)























