Dia menegaskan, setiap proses pembangunan dilakukan dengan memperhatikan standar teknis konstruksi serta mengutamakan faktor keselamatan kerja. Selain personel TNI, keterlibatan masyarakat sekitar juga menjadi bagian penting dalam menyukseskan pembangunan melalui semangat gotong royong.
Dandim menjelaskan, keberadaan Jembatan Perintis Garuda nantinya diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, baik untuk aktivitas pendidikan, pelayanan kesehatan, maupun distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan warga.
“Pembangunan infrastruktur seperti ini memiliki dampak yang sangat besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ketika akses transportasi semakin mudah, maka roda perekonomian juga akan bergerak lebih cepat,” harapnya.
Program Jembatan Perintis Garuda sendiri merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat Desa Dusun Sawah yang selama ini membutuhkan akses penyeberangan yang lebih aman, cepat, dan layak.
Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, Kodim 0409/Rejang Lebong optimis proyek tersebut dapat diselesaikan sesuai target. Setelah rampung, Jembatan Perintis Garuda diharapkan menjadi penghubung strategis yang tidak hanya mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari, tetapi juga membuka peluang pengembangan ekonomi desa dan mempercepat pemerataan pembangunan di Kabupaten Rejang Lebong. (JP)























