Titik kedua berada di Desa Taba Mulan, Kecamatan Merigi, yang juga melintasi Sungai Bakmoy dengan panjang 12 meter dan lebar 3 meter. Jembatan tersebut berfungsi menghubungkan Desa Taba Mulan dengan Desa Suka Bening.
“Meski cakupan penerima manfaatnya lebih kecil, jembatan ini tetap menjadi akses penting bagi sekitar 50 kepala keluarga atau 109 jiwa,” jelas Dandim.
Sementara itu lanjutnya, di Kabupaten Rejang Lebong, pembangunan dilakukan di Desa Air Meles Bawah, Kecamatan Curup Timur. Jembatan yang melintasi Sungai Air Meles itu memiliki panjang sekitar 12 meter dan lebar 3 meter.
Jembatan tersebut dirancang sebagai penghubung Dusun V dan Dusun VI sekaligus menjadi akses bagi para petani. Jumlah penerima manfaatnya tercatat cukup besar, mencapai 776 kepala keluarga atau sekitar 2.900 jiwa.
Pembangunan jembatan juga dikerjakan di Desa Tabarenah, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong. Terdapat pembangunan jembatan yang melintasi Air Ketahun dengan panjang sekitar 9 meter dan lebar 3 meter. Jembatan ini berfungsi menghubungkan Desa Tabarena dengan Desa Sukarame.























