“Saat ini, personel di lapangan sedang menyiapkan berbagai kebutuhan teknis, termasuk penataan material dan pengecekan kesiapan pemasangan struktur baja. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan dapat berjalan sesuai spesifikasi dan meminimalkan hambatan selama proses konstruksi,” terangnya.
Selain dukungan personel TNI kata Dodiansyah, pembangunan jembatan juga mendapat partisipasi aktif masyarakat setempat. Warga bergotong royong membantu pengangkutan material dan berbagai pekerjaan yang dapat dilakukan sesuai kemampuan masing-masing.
Dia menilai kolaborasi antara TNI dan masyarakat menjadi salah satu faktor yang mendorong percepatan pembangunan hingga kini mencapai 81 persen.
“Kami berharap pembangunan dapat terus berjalan lancar sehingga jembatan ini segera selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperlancar mobilitas serta mendukung aktivitas ekonomi warga,” pungkasnya.
Keberadaan Jembatan Gantung Garuda nantinya diharapkan menjadi infrastruktur strategis yang mempermudah akses masyarakat Desa Pelabuhan Talang Liak dan wilayah sekitarnya, sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Lebong. (JP)























