Sementara itu, Sales Brand Manager Gas Bengkulu III Naufal Pratama menyampaikan, hasil sidak pangkalan gas elpiji yang baru dilaksanakan di Rejang Lebong ini akan menjadi evaluasi bagi pihaknya. Mulai dari evaluasi ketersediaan stok gas bersubsidi maupun distribusi yang dilakukan oleh agen.
“Kita akan melakukan evaluasi secara menyeluruh untuk ketersediaan stok gas elpiji di wilayah Bengkulu termasuk Rejang Lebong. Apalagi menjelang Nataru ini, kebutuhan gas elpiji masyarakat pasti akan meningkat,” tuturnya.
Selain itu dia menegaskan, pihak Retail Pertamina juga akan mendorong seluruh pangkalan, agar mengutamakan penyaluran gas elpiji bersubsidi kepada masyarakat yang membutuhkan, bukan ke pengecer. Bahkan dia juga mengimbau, agar pihak pangkalan menyediakan gas non subsidi serta menjual gas sesuai dengan HET yang sudah ditetapkan.
“Melalui evaluasi yang kita lakukan, kita akan terus mendorong pihak pangkalan agar dapat menyalurkan gas sesuai aturan yang sudah ditetapkan,” tegasnya.
Dia juga menambahkan, menjelang Nataru ini pihaknya akan menambah suplai kuota gas elpiji 3kg sebanyak 60 ribu tabung untuk masyarakat di wilayah Provinsi Bengkulu.























