Dijelaskannya, tujuan pasar takjil di pusatkan di Lapangan Dwi Tunggal Curup untuk mengatasi persoalan kemacetan yang kerap terjadi setiap Ramadhan di Jalan Sukowati, Pasar Atas, hingga kawasan Bang Mego.
“Kita ingin kawasan pasar dan jalan utama lebih tertib dan tidak menimbulkan kepadatan lalu lintas seperti tahun sebelumnya. Jika masih ada yang berjualan di luar titik yang ditentukan, akan ditertibkan oleh Satpol PP,” tegasnya
Dia juga menambahkan, Pemkab Rejang Lebong juga telah menyiapkan sebanyak 100 lapak gratis untuk para pedagang. Jumlah tersebut dapat menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan nantinya.
“Lapak dan tenda disediakan pemerintah secara gratis. Pedagang cukup membawa perlengkapan jualan masing-masing. Jika ada informasi pungutan biaya, silakan laporkan karena ini tidak dipungut biaya,” terang Anes.
Selain menjadi pusat penjualan takjil kata Anes, Kampung Ramadhan juga akan diramaikan dengan berbagai hiburan dan penampilan untuk menarik minat pengunjung saat ngabuburit. Sedangkan untuk pendaftaran bagi pedagang yang ingin berpartisipasi telah dibuka sejak beberapa waktu lalu. Calon peserta dapat mendaftar langsung ke kantor Disperindagkop-UKM Rejang Lebong atau melalui layanan WhatsApp yang telah disediakan panitia.























