Bahkan di tengah padatnya arus mudik, aspek keselamatan tetap menjadi perhatian utama. Pihak terminal melakukan ramp check secara berkala terhadap bus yang akan beroperasi.
Pemeriksaan meliputi kondisi rem, lampu, ban, hingga kelengkapan administrasi kendaraan. Bus yang tidak layak jalan diminta untuk segera diperbaiki sebelum kembali beroperasi.
“Kami juga memastikan setiap bus yang berangkat dalam kondisi layak, karena ini menyangkut keselamatan penumpang,” tegas Edi.
Lebih lanjut dia menambahkan, pengelola terminal juga menggandeng pihak kepolisian dan instansi terkait untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama arus mudik berlangsung.
“Kita menyadari, arus mudik bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi juga ujian nyata bagi kesiapan sistem transportasi dalam melayani masyarakat secara optimal. Karena itu semua layanan akan kita lakukan secara optimal,” tutupnya. (JP)























