Perkelahian tersebut kemudian berakhir tragis. Rehan akhirnya meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Dimana setelah mengetahui korban sudah tidak bernyawa, kedua tersangka diduga kemudian membawa jasad korban menuju Telaga Hijau.
Jasad Rehan diangkat dan digotong oleh kedua tersangka melalui jalur perkebunan. Salah satu tersangka memegang bagian kepala korban, sementara tersangka lainnya memegang bagian kaki.
Jalur yang digunakan untuk membawa jasad korban diketahui cukup jauh dari kawasan permukiman. Kondisi tersebut diduga membuat keberadaan kedua tersangka saat membawa jasad Rehan tidak diketahui oleh warga sekitar.
Setelah tiba di kawasan Telaga Hijau, kedua tersangka kemudian diduga memasukkan tubuh korban ke dalam karung. Tidak hanya itu, di dalam karung tersebut juga terdapat batu yang digunakan sebagai pemberat.
Pemberat tersebut diduga digunakan agar tubuh korban tidak mudah mengapung dan tetap berada di dasar telaga.























