Dia menambahkan, bahwa semangat nasionalisme harus terus ditanamkan dalam diri pemuda agar tidak mudah terpecah oleh isu-isu yang bersifat sektarian dan disinformasi yang marak di era digital. Bahkan dia juga menekankan, bahwa pemuda berada pada posisi intermediary actor (Penghubung antara pemangku kebijakan dan masyarakat).
“Pemuda bukan hanya mitra kritis pemerintahan, akan tetapi juga pemuda berperan sebagai mitra strategis, dan mitra partisipatif pemerintahan. Integrasi nasional bukan hanya soal menjaga keutuhan wilayah, tetapi juga tentang bagaimana kita saling menghargai perbedaan dan memperkuat kolaborasi lintas budaya, agama, dan suku,” tambahnya.
Peran Pemuda dalam Membangun Persatuan Bangsa
Dalam sesi diskusi pertama, Ketua DPRD Kabupaten Rejang Lebong Juliansyah Yayan memaparkan pentingnya partisipasi aktif generasi muda dalam proses politik serta pembangunan daerah. Dia menegaskan bahwa pemuda hari ini harus hadir dengan gagasan segar dan tindakan nyata.
“Kita tidak bisa membangun bangsa ini tanpa keterlibatan pemuda. Semangat integrasi nasional akan tumbuh jika anak muda mau terjun langsung, bukan hanya mengkritisi, tetapi juga memberi solusi,” sampai Yayan di hadapan ratusan peserta yang hadir.























