Minggu, Oktober 18, 2026

Harga Cabai dan Ayam Melonjak, UMKM dan Pedagang di Rejang Lebong Menjerit, Apa Sebabnya?

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Hampir sepekan ini, harga sejumlah kebutuhan pokok di wilayah Kabupaten Rejang Lebong mengalami kenaikan, terutama untuk harga pada komoditas cabai merah dan juga daging ayam.

Berdasarkan pantauan Tim Aspirasi Terkini, harga cabai merah dipasaran menembus Rp 60 ribu hingga Rp 65 ribu per kilogram.

Sedangkan untuk harga daging ayam yang biasanya dijual dibawah Rp 30 ribu, saat ini harganya melonjak menjadi Rp 40 – 42 ribu perkilo.

- Advertisement -

Sementara dampak dari melonjaknya harga dari kedua barang tersebut, para pedagang maupun UMKM di Rejang Lebong kebingungan serta menjerit mengeluhkan keuntungan yang akan didapatnya.

Apalagi saat ini, belum diketahui secara pasti apa penyebab dari kedua barang tersebut tiba-tiba naik, khusunya untuk daging ayam. Apakah ada seseorang atau sekelompok yang membeli daging ayam dalam jumlah banyak untuk suatu kepentingan, atau memang stok ayam sedang menurun di wilayah Rejang Lebong ini.

Sumarni (52), salah seorang pedagang bakso di Rejang Lebong mengatakan, sejak harga cabai dan daging ayam naik dia cukup kesulitan untuk mendapatkan keuntungan dari dagangan baksonya.

Bagaimana tidak, meski harga daging ayam naik, dia tetap menjual baksonya dengan harga seperti biasa. Terlebih kata dia, saat ini jumlah pembeli juga sudah mulai menurun.

“Cabai mahal, ayam juga mahal. Ayam sekarang Rp 40 ribu per kilogram, kalau sudah dibuang tulang bisa Rp42 ribu. Padahal dulu harganya di bawah Rp 30 ribu. Jadi bagaimana kami mau meraup untuk untuk memenuhi kebutuhan sehari-gari kami, keluh Sumarni.

Hal senada juga disampaikan Putri, penjual ayam di Pasar Atas Curup. Dia mengatakan, selama sepekan ini harga daging ayam memang terus merangkak naik secara perlahan. Sempat diangka Rp 36 ribu perkilo, hari ini harga ayam kembali naik hingga Ro40 – 42 ribu perkilonya.

“Untuk saat ini ayam memang lagi sulit. Dari kandang stoknya sedikit, bahkan kalau beli dari kandang juga sudah dibatasi,” ujar Putri.

Sementara itu, Muryati, penjual ayam lainnya menyampaikan, kenaikan harga berdampak langsung pada turunnya daya beli masyarakat. Bahkan langganan pun menurunkan daya belinya hingga 50 persen.

“Tentu pembeli menurun drastis. Kadang sampai sore baru laku sedikit. Kalau biasanya ambil 1 kilogram, sekarang mereka cuma beli setengahnya saja,” ungkap Muryati.

Dengan kondisi yang terjadi saat ini tambah Maryati, para pedagang berharap ada langkah dari pemerintah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok di Rejang Lebong. Terutama untuk harga cabai dan daging ayam yang menjadi kebutuhan harian masyarakat.

“Kami harap ada solusi dari pemerintah setempat,” harapnya. (JP)

- Advertisement -

NEWS UPDATE

Antusiasme UMKM Membludak! 23 Stand Gratis Semarak Merah Putih Rejang Lebong Ludes, Ini Alternatif...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Tingginya antusiasme pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk ambil bagian dalam kegiatan Semarak Merah Putih di Lapangan Dwi Tunggal,...

Antisipasi 3C, Polsek Bermani Ulu Gencarkan Patroli Malam: Amankan Sajam dan Tiga Motor Sekelompok...

0
REJANG LEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Guna mencegah tindak kriminalitas dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polsek Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu,...

Perketat Pengamanan, Lapas Curup Tekankan Disiplin Petugas dan Pengawasan Akses Keluar Masuk

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, terus memperkuat kesiapsiagaan jajaran pengamanan melalui pengarahan dan evaluasi pelaksanaan...
Advertisement

Konten yang tampil di bawah ini merupakan iklan dari jaringan MGID. aspirasiterkini.com tidak terkait dengan konten ini.

Gambar
Gambar
Gambar
Buat Website Media Online

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Kodim 0409/Rejang Lebong Kebut Pembangunan 165 KDKMP di 3 Kabupaten, 100...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Komando Distrik Militer (Kodim) 0409/Rejang Lebong mencatat progres signifikan dalam pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di tiga kabupaten wilayah teritorialnya,...

Kepahiang

PLN Indonesia Power UBP Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Pemkab Kepahiang Lewat...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bengkulu memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kepahiang dalam mendukung pembangunan daerah melalui partisipasi...

Bengkulu

Dua Pegawai Lapas Curup Emban Jabatan Baru, Kalapas Tekankan Integritas dan Profesionalisme!

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup, Untung Cahyo Sidharto, menghadiri kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan manajerial dan nonmanajerial di...

Pemulangan Jenazah TKI/PMI Rejang Lebong Dari Jepang jadi Sorotan, Mahdi Husen: Kita Harap Pemerintah Segera Menemukan Solusi!

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Mahdi Husen, yang juga merupakan anggota dewan asal Kecamatan Selupu Rejang turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas meninggalnya...

TKI Asal Rejang Lebong Meninggal Dunia di Jepang, Diduga Terjatuh dari Lantai Sembilan: Keluarga Minta Jenazah Dipulangkan!

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Kabar duka datang dari Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. TKI bernama Rizki Ade Putra (26), yang merupakan warga Kelurahan Air Duku...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Mitra Kerjasama

Banner BlogPartner Backlink.co.id Seedbacklink