Dimana berdasarkan proses audit yang telah dilakukan oleh pihak RS Annisa, kerugian total sampai saat ini tidak ada penambahan lagi.
“Setelah melalui serangkaian penyelidikan dan penyidikan, tersangka akhirnya kami tetapkan menjadi tahanan. Kerugian yang dialami RS Annisa totalnya sesuai dengan yang telah diaudit,” ungkap Kanit.
Tak hanya Judol kata Kanit, uang yang digelapkan tersangka juga digunakan untuk memenuhi gaya hidup konsumtif, dan kegiatan foya-foya lainnya.
Dimana modus yang digunakan RH untuk menggelapkan uang RS Annisa sendiri, dengan memanipulasi laporan keuangan dan tidak melaporkan transaksi secara real kepada pihak manajemen rumah sakit.
“Dari pengakuan tersangka, uang yang digelapkan sudah habis tak bersisa untuk memenuhi gaya hidup. Bahkan diketahui, uang tersebut kebanyakan digunakan untuk judol. Selain itu kita ketahui, tersangka memalsukan data dan laporan keuangan selama kurun waktu yang cukup lama,” tutup Kanit. (JP)























