Tersangka diduga khawatir pengambilan uang sebesar Rp10 juta dari rekening korban terbongkar. Terlebih, tersangka disebut mengetahui PIN ATM milik korban.
Kondisi tersebut diduga kemudian memunculkan niat tersangka untuk kembali mengambil uang dari rekening korban. Bahkan, tersangka diduga memiliki niat untuk menguras saldo rekening milik korban.
Di titik inilah persoalan uang tersebut menjadi bagian penting dalam pengungkapan motif kasus pembunuhan Agus Salim.
Diduga, tersangka tidak hanya berupaya menutupi pengambilan uang yang telah dilakukan sebelumnya, tetapi juga ingin menghilangkan kemungkinan perbuatannya diketahui korban.
Pengembangan yang dilakukan penyidik pun akhirnya membuat konstruksi perkara tersebut berubah.























