Kamis, Oktober 29, 2026

Fakta Kasus Pembunuhan Lansia di Kepahiang Terkuak: Tabungan Rp10 Juta Milik Korban Diduga Dicuri Tersangka untuk Main Judol

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM – Kasus pembunuhan terhadap seorang Lansia, Agus Salim (70), warga Desa Pagar Gunung, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, perlahan mulai membuka tabir baru.

Tersangka berinisial WH (30), yang sebelumnya telah diamankan polisi dalam perkara tersebut, ternyata diduga tidak mengungkap seluruh fakta kepada penyidik saat menjalani pemeriksaan awal.

Sejumlah fakta baru justru terungkap setelah Unit Pidum Satreskrim Polres Kepahiang melakukan pengembangan terhadap perkara tersebut. Salah satu fakta yang kini menjadi perhatian penyidik yakni terkait uang tabungan milik korban yang diduga telah diambil tersangka sebesar Rp10 juta.

- Advertisement -

Lebih mengejutkan lagi, uang yang diduga diambil dari rekening korban tersebut disebut digunakan tersangka untuk bermain judi online.

Fakta mengenai aliran uang tersebut sebelumnya tidak disampaikan secara terbuka oleh tersangka kepada penyidik. Diduga, tersangka khawatir perbuatannya diketahui masyarakat dan membuat nama baiknya tercoreng di lingkungan tempat tinggalnya.

Namun, upaya tersangka menutupi fakta tersebut akhirnya terbongkar setelah penyidik melakukan penelusuran lebih mendalam terhadap sejumlah barang bukti. Salah satunya melalui pemeriksaan mutasi rekening milik korban.

Dari hasil pengecekan tersebut, penyidik menemukan adanya sejumlah transaksi yang mengarah ke rekening milik tersangka. Temuan ini kemudian menjadi petunjuk penting bagi penyidik untuk mengungkap fakta lain yang sebelumnya tidak pernah disampaikan tersangka.

Setelah dikonfrontir dengan temuan tersebut, tersangka akhirnya mengakui adanya uang milik korban sebesar Rp10 juta yang telah diambilnya.

Dari pengakuan tersebut, penyidik kemudian mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai rangkaian peristiwa yang melatarbelakangi aksi pembunuhan terhadap Agus Salim.

Jika sebelumnya pembunuhan tersebut diduga hanya berkaitan dengan persoalan sakit hati, hasil pengembangan penyidikan kini menunjukkan adanya dugaan motif lain yang berkaitan erat dengan persoalan uang.

Tersangka diduga khawatir pengambilan uang sebesar Rp10 juta dari rekening korban terbongkar. Terlebih, tersangka disebut mengetahui PIN ATM milik korban.

Kondisi tersebut diduga kemudian memunculkan niat tersangka untuk kembali mengambil uang dari rekening korban. Bahkan, tersangka diduga memiliki niat untuk menguras saldo rekening milik korban.

Di titik inilah persoalan uang tersebut menjadi bagian penting dalam pengungkapan motif kasus pembunuhan Agus Salim.

Diduga, tersangka tidak hanya berupaya menutupi pengambilan uang yang telah dilakukan sebelumnya, tetapi juga ingin menghilangkan kemungkinan perbuatannya diketahui korban.

Pengembangan yang dilakukan penyidik pun akhirnya membuat konstruksi perkara tersebut berubah.

Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, SH, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu. Bintang Yudha Gama, menjelaskan, pihaknya telah melakukan pengembangan terhadap perkara yang menjerat tersangka.

“Berdasarkan hasil pengembangan kami, ternyata ada motif lain dari kasus pembunuhan ini. Uang tabungan milik korban senilai Rp 10 juta, telah raib dan digunakan oleh tersangka untuk bermain Judi Online,” ujar Kasat Reksrim

Hasil pengembangan tersebut kata Kasat, tentu akan berpengaruh terhadap pasal yang akan dikenakan kepada tersangka. Tersangka akan disangkakan dengan tindak pidana pembunuhan yang didahului, disertai dan atau diikuti oleh tindak pidana lain.

Ketentuan tersebut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 339 KUHP lama atau Pasal 458 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP baru. Dengan demikian, kasus kematian Agus Salim kini tidak lagi sekadar berbicara mengenai persoalan sakit hati.

“Tersangka akan disangkakan dengan tindak pidana pembunuhan yang didahului, disertai dan atau diikuti oleh tindak pidana lain,” tandasnya.

Aliran uang sebesar Rp10 juta, dugaan penggunaan uang untuk judi online, hingga adanya dugaan niat menguras saldo rekening korban menjadi rangkaian fakta baru yang tengah didalami penyidik.

Penyidik masih terus mengembangkan perkara tersebut untuk memastikan secara utuh bagaimana rangkaian peristiwa terjadi, termasuk hubungan antara persoalan uang, motif tersangka, hingga aksi yang kemudian menyebabkan Agus Salim kehilangan nyawanya.

Terungkapnya transaksi ke rekening tersangka pun menjadi salah satu titik penting dalam membongkar apa yang sebelumnya berusaha disembunyikan.

Kini, polisi tinggal merangkai seluruh potongan fakta tersebut untuk mengungkap secara terang apa sebenarnya yang terjadi sebelum hingga berujung pada tewasnya Agus Salim. (jmy)

- Advertisement -

NEWS UPDATE

Laporan Bullying Siswa Tak Ditangani Maksimal, Disdikbud Tegur SMPN 1 Rejang Lebong

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, memberikan teguran langsung kepada SMPN 1 Rejang Lebong setelah menemukan adanya dugaan...

Pisah Sambut Dandim 0409/RL: Perpisahan Agung Lewis Tinggalkan Kesan Mendalam

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Suasana haru menyelimuti prosesi pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0409/Rejang Lebong di Aula Arupadatu Makodim, Rabu 28 Oktober 2026. Momen pergantian...

Akhirnya, Jenazah TKI/PMI Asal Rejang Lebong Segera Dipulangkan: Kargo Jenazah dari Jepang Dijadwalkan Tiba...

0
BENGKULU, ASPIASITERKINI.COM - Setelah menyelesaikan semua urusan administrasi yang dibutuhkan, jenazah almarhum Rizki Ade Putra, Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal beberapa waktu lalu...
Advertisement

Konten yang tampil di bawah ini merupakan iklan dari jaringan MGID. aspirasiterkini.com tidak terkait dengan konten ini.

Gambar
Gambar
Gambar
Buat Website Media Online

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Kejari Rejang Lebong Fasilitasi Penetapan Perwalian Anak: Berikan Perlindungan Nyata dan...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Rejang Lebong kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan hukum kepada anak melalui proses penetapan perwalian yang telah disahkan...

Kepahiang

PLN Indonesia Power UBP Bengkulu Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bengkulu. Kali ini, perusahaan...

Bengkulu

Akhirnya, Jenazah TKI/PMI Asal Rejang Lebong Segera Dipulangkan: Kargo Jenazah dari Jepang Dijadwalkan Tiba di Bengkulu Lusa

BENGKULU, ASPIASITERKINI.COM - Setelah menyelesaikan semua urusan administrasi yang dibutuhkan, jenazah almarhum Rizki Ade Putra, Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal beberapa waktu lalu...

Peringati HLN ke-81, PLN Indonesia Power UBP Bengkulu Teguhkan Komitmen Jaga Keandalan Listrik dan Kepercayaan Publik

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bengkulu menegaskan komitmennya dalam menjaga...

Dua Pegawai Lapas Curup Emban Jabatan Baru, Kalapas Tekankan Integritas dan Profesionalisme!

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup, Untung Cahyo Sidharto, menghadiri kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan manajerial dan nonmanajerial di...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Mitra Kerjasama

Banner BlogPartner Backlink.co.id Seedbacklink