“Apresiasi kepada kepala daerah gubernur bupati yang telah melestarikan bahasa ibu sebagai kekayaan kita yang dimiliki bangsa Indonesia,” singkatnya.
Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional ini dilaksanakan dalam bentuk upaya untuk melestarikan bahasa daerah
agar dapat terus lestari dan tidak dimakan oleh perkembangan zaman serta meningkatkan kecintaan terhadap identitas daerah.
Total ada 114 bahasa/dialek di 38 provinsi yang dilaksanakan revitalisasi oleh Kemendikdasmen melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Dalam hal ini Provinsi Bengkulu berhasil meraih penghargaan Kesatria Bahasa. (JP)























