Sebagai tindaklanjutnya kata dia, pihak Dinkes Rejang Lebong memberikan obat cacingan kepada para siswa, agar cacing yang ada di dalam usus tidak berkembang denan cepat. Bahkan tak hanya itu, pihak Poltekes Kemenkes Bengkulu bersama Dinkes Rejang Lebong juga memberikan edukasi scara langsung kepada pihak sekolah maupun para siswa, agar dapat menjaga kebersihan untuk terhindar dari yang namanya kecacingan ini.
“Usai mendapati belasan siswa yang positif kecacingan, kita langsung mengambil langkah awal untuk memberikan obat kecacingan kepada para siswa. Selain itu kita juga akan melakukan pemantauan bersama pihak Dinkes maupun Puskesmas Kampung Delima, untuk menggencarkan pencegahan lebih dalam terhadap kasus kecacingan ini,” jelasnya.
Sementara itu Plt. Kepala Dinkes Rejang Lebong drg. Asep Setia Budiman melalui Sub Koordinator P2PM Dinkes RL Titin Julita, S.K.M menyampaikan, pihaknya akan melakukan kegiatan pemeriksaan kecacingan ini secara lebih luas lagi di wilayah Kabupaten Rejang Lebong. Hal itu dilakukan, agar masyarakat Rejang Lebong terhindar dari yang namanya kecacingan. Terutama untuk para siswa kata dia, pencegahan kecacingan harus dilakukan sejak dini agar program MBG yang tengah berjalan saat ini hasilnya baik sesuai yang diharapkan Presiden Prabowo.
“Pemeriksaan kecacingan yang dilakukan di Desa Tanjung Beringin ini karena sebelumnya ada kasus kecacingan yang terjadi di wilayah ini. Namun kedepannya kegiatan seperti ini juga akan kita perluas lagi jangkauannya untuk membantu mensukseskan program MBG. Karena jika anak cacingan, MBG yang dimakan juga tidak terserap dan menjadi nutrisi karena dimakan oleh cacing yang ada di dalam usus,” jelasnya.
Plt. Kepala UPT Puskesmas Kampung Delima Efa Suzana, S.K.M, S.Tr, Keb menambahkan, sehubungan dengan kasus kecacingan ini, pihaknya akan melakukan peninjauan secara berkala serta melakukan pemantauan perihal kasus kecacingan di wilayah kerjanya ini agar tidak menyebar dengan cepat.























