REJANG LEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Ribuan masyarakat memadati Lapangan Dwi Tunggal, Kabupaten Rejang Lebong, untuk menyaksikan kemeriahan Festival Drumband Gebyar Semarak Merah Putih 2026, Sabtu 7 November 2026. Sebanyak 14 korp drumband tingkat SMP dan SMA/SMK dari tiga kabupaten tampil unjuk kemampuan dalam ajang yang memperebutkan hadiah jutaan rupiah tersebut.
Festival ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan Gebyar Semarak Merah Putih 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong. Peserta berasal dari Kabupaten Rejang Lebong, Lebong, serta Musi Rawas.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, SSTP, MSi. Prosesi pembukaan ditandai dengan pemukulan bass drum oleh Hendri bersama Ketua DPRD Rejang Lebong Juliansyah Yayan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Zakaria Effendi, MPd, serta jajaran Asisten I, II dan III Setdakab Rejang Lebong, masing-masing Baby Harpa Santana, SSTP, MSi, Titin Verayensi, SKM, MKM, dan Elva Mardiana, SIP, MM.
Dalam sambutannya, Hendri menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam festival tersebut. Menurutnya, kegiatan drumband tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mengembangkan potensi, kreativitas, serta karakter generasi muda.
Dia mengungkapkan, Festival Drumband telah dua kali digelar di Rejang Lebong sepanjang 2026, yakni dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dan melalui Gebyar Semarak Merah Putih.
“Terima kasih kepada panitia pelaksana dan juga peserta yang telah mengikuti festival drumband ini. Festival ini merupakan salah satu dari 32 kegiatan Gebyar Semarak Merah Putih. Tahun 2026 ini kita telah dua kali melaksanakan festival drumband. Agenda ini akan kita jadikan agenda tahunan Rejang Lebong,” ujar Hendri.
Hendri juga mengingatkan para peserta agar menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi disiplin, ketertiban, dan sportivitas. Ia turut menekankan pentingnya profesionalisme dewan juri dalam memberikan penilaian secara objektif dan adil.
“Para peserta harus memberikan penampilan terbaik. Begitu juga dewan juri, harus melaksanakan tugas secara profesional dan fair,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Bayu Panji Aji, ST, MSi, dari Dinas Dikbud Rejang Lebong menjelaskan, festival drumband tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai hari Sabtu hingga Senin 7-9 November 2026.
Pada hari pertama, kompetisi diikuti enam korp drumband tingkat SMP dan delapan korp tingkat SMA/SMK. Seluruh peserta berasal dari tiga kabupaten yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Panitia telah menyiapkan hadiah bagi para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan dan prestasi peserta. Juara I, II, dan III masing-masing memperoleh piala, piagam penghargaan, serta uang pembinaan sebesar Rp7 juta, Rp5 juta, dan Rp3 juta.
Sementara itu, peserta yang meraih kategori Harapan I, II, dan III akan mendapatkan piala, piagam, serta uang pembinaan masing-masing sebesar Rp600 ribu, Rp500 ribu, dan Rp400 ribu.
Untuk memastikan kompetisi berlangsung secara objektif, penilaian dilakukan oleh lima juri dari Persatuan Drumband Indonesia (PDBI) Provinsi Bengkulu yang telah memiliki lisensi. Kelima juri tersebut yakni Reza Eki Saputra, M. Fitra, M. Rosdianasyah Putra, Agus Nata, dan Moh. Abdul Malik Qudsyi.
Bayu menambahkan, festival ini memiliki tujuan lebih luas dari sekadar perlombaan. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda, meningkatkan kedisiplinan, serta mendorong pengembangan kreativitas dan sportivitas.
Selain kategori SMP dan SMA/SMK, rangkaian festival juga akan melibatkan peserta dari jenjang pendidikan lainnya. Untuk kategori TK/PAUD, tercatat sebanyak 17 peserta, sedangkan kategori SD/MI diikuti 24 regu.
Tak hanya memberikan ruang bagi pengembangan bakat pelajar, penyelenggaraan Gebyar Semarak Merah Putih juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan.
“Berbagai item penilaian akan menjadi referensi bagi juri untuk memberikan penilaian terbaik kepada para peserta,” tutup Bayu.
Dengan antusiasme peserta dan dukungan ribuan masyarakat, Festival Drumband Gebyar Semarak Merah Putih 2026 diharapkan menjadi agenda tahunan yang semakin memperkuat semangat kebersamaan sekaligus melahirkan generasi muda berprestasi di Kabupaten Rejang Lebong. (NAC)























