Selasa, September 8, 2026

Proses Pendangkalan Alur Pulau Baai Mulai Dikerjakan, Pekerjaan Ditarget 13 Hari

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM – Proses pendangkalan alur Pulau Baai saat ini mulai dikerjakan.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, meyakinkan persoalan pendangkalan alur akan segera teratasi dengan tibanya kapal keruk berkapasitas besar Costa Fortuna III.

- Advertisement -

Dia menjelaskan, dari hasil rapat bersama pihak PT Pelindo II dan Tim Teknik PT Rukindo yang melakukan pengerukan, diketahui pengerjaan akan dimulai pada 29 Mei mendatang.

“Teknisnya sudah dimulai sekarang, eksekusinya dimulai 29 Mei. Kapal keruk nya besar dan pipa-pipa pun besar, sehingga prosesnya akan lebih cepat dari yang kemarin insyaallah,” ujar Helmi saat ditemui usai rapat bersama Pelindo di Kantor Gubernur, Senin 26 Mei 2025.

Untuk itu dia juga mengimbau masyarakat, agar tidak panik terutama dalam menyikapi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Seperti diketahui, kelangkaan BBM ini sebagai salah satu akibat pendangkalan alur Pulau Baai yang membuat kapal yang memuat BBM tidak dapat beroperasi.

- Advertisement -

“Kuota BBM sudah saya minta. Surat sudah kita layangkan, insyaallah ada penambahan kuota BBM. Sehingga kepada seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu jangan panik, insyaallah stoknya aman. Kita juga akan menggelar razia untuk mendeteksi adanya mafia BBM atau sejenis,” ujarnya.

Di sisi lain, Tim Teknik PT Rukindo, Deni menjabarkan, saat ini pihaknya melakukan intalasi dan pengecekan pipa yang dibawa dari Batam menuju Bengkulu tersebut.

“Menyampaikan waktu pengerjaan itu sebetulnya tidak mudah, karena butuh proses. Pipa kami aja panjangnya 460 meter dan satu persatu antar sambungan harus kita cek. Di pipa itu ada sekitar 24 baut, kita pastikan baut itu kencang dan tidak ada pipa yang bocor. Belum lagi pipa darat ada 21 batang,” papar Deni.

Menurutnya, bila cuaca mendukung tanggal 29 Mei pipa sudah terpasang dan 30 Mei sudah mulai pengerukan.

Volume pasir yang akan dikeruk sebanyak 263 ribu kubik. Diperkirakan kapasitas pengerukan pasir sekitar 20 ribu kubik perhari, sehingga butuh waktu 13 hari untuk penyelesaian pengerukan.

“Saat pengerukan pun tidak langsung keruk, ada proses izin dulu. Kalau tidak ada kendala tanggal 30 Mei sudah mulai. Target pengerjaan selama 13 hari,” tambahnya.

Dia juga menyebut pasir yang dikeruk tersebut akan disisihkan ke lokasi ke lokasi abrasi.

“Seperti yang sudah disepakati bersama Kementerian Lingkungan Hidup, pembuangan pasir akan dilakukan di area abrasi. Kita idak akan buang sembarangan, karena akan mencemari perairan,” demikian Deni. (JP)

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Pangdam XXI/Radin Inten Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah

0
BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau memicu kewaspadaan di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Mengantisipasi dampak terhadap kesehatan masyarakat, Pangdam XXI/Radin...

Ancaman Abrasi Kian Nyata, GPA Gendong Adventure Tanam 1.000 Mangrove di Pondok Kelapa

0
BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM - Ancaman abrasi yang terus menggerus kawasan pesisir Desa Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, menjadi perhatian serius masyarakat dan berbagai elemen pemerhati...

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Peningkatan Pelayanan Rawat Jalan di RSUD Rejang Lebong jadi Prioritas di...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rejang Lebong terus gencar melakukan pembenahan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan untuk para pasien. Jika...

Kepahiang

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Bengkulu

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Pangdam XXI/Radin Inten Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau memicu kewaspadaan di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Mengantisipasi dampak terhadap kesehatan masyarakat, Pangdam XXI/Radin...

Kodam XXI/Radin Inten Siap Kawal Percepatan Pembangunan Desa di Provinsi Bengkulu

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Kodam XXI/Radin Inten menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan hingga ke tingkat desa dan kelurahan di...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id