Dia menegaskan, selain integritas aspek keselamatan dan kesehatan kerja turut menjadi perhatian utama. Para peserta mendapatkan penguatan pemahaman mengenai penerapan K3 sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan sesuai prosedur.
“Penerapan K3 dinilai menjadi tanggung jawab bersama, terutama dalam pekerjaan yang berkaitan dengan operasional pembangkitan. Karena itu, setiap mitra diharapkan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan seluruh tahapan pelaksanaan memenuhi ketentuan keselamatan yang telah ditetapkan,” pungkasnya.
Komitmen tersebut semakin ditegaskan melalui penandatanganan pernyataan “PLN Indonesia Power Berintegritas” dalam Mencapai Supply Chain Management Excellence. Penandatanganan ini menjadi simbol kesepahaman antara perusahaan dan mitra untuk membangun rantai pasok yang unggul dengan mengedepankan integritas, profesionalisme, kepatuhan, dan tata kelola perusahaan yang baik.
Dalam kegiatan yang sama, PLN Indonesia Power UBP Bengkulu juga memberikan penghargaan kepada sejumlah mitra kerja atas kontribusi dan kinerja mereka dalam mendukung kegiatan operasional perusahaan.
Penghargaan Implementasi Izin Kerja Terbaik diberikan kepada PT Survindo Link. Sementara itu, penghargaan Implementasi Contractor Safety Management System (CSMS) Terbaik diraih oleh PT PLN Indonesia Power Services.























