Terkait aspek teknis tambahnya, ketinggian terbang di kawasan DMHB diperkirakan mencapai 100 meter.
Namun karena kondisi angin yang cukup kencang, pilot paralayang bisa terbang lebih jauh dan tinggi.
Bahkan sebelum dilakukan launching atau menggelar event paralayang resmi, pihak Komite Paralayang Provinsi juga akan melakukan survei lanjutan untuk memastikan kesiapan lokasi secara menyeluruh.
“Kita akan survei secara lebih lanjut jika memang nanti akan ada event besar untuk paralayang ini. Kita prediksi, Rejang Lebong bisa menjadi salah satu destinasi unggulan baru di Bengkulu yang menyuguhkan wisata petualangan yang memacu adrenaline. (JP)























