Rabu, Oktober 28, 2026

Laporan Bullying Siswa Tak Ditangani Maksimal, Disdikbud Tegur SMPN 1 Rejang Lebong

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, memberikan teguran langsung kepada SMPN 1 Rejang Lebong setelah menemukan adanya dugaan kelalaian dalam menindaklanjuti laporan bullying ataupun perundungan yang dialami seorang siswa berinisial Y (13).

Teguran tersebut diberikan setelah Disdikbud melakukan klarifikasi lanjutan dengan pihak sekolah dan keluarga korban pada Rabu 28 Oktober 2026. Dari hasil klarifikasi itu, terungkap bahwa dugaan kekerasan yang dialami Y bukan kali pertama terjadi.

Kepala Disdikbud Rejang Lebong, Zakaria Effendi mengatakan, keluarga korban menyampaikan bahwa Y diduga telah mengalami perundungan yang dilakukan oleh siswa berinisial A sebanyak tiga kali. Sebelum kejadian terakhir yang menyebabkan luka pada bagian mata hingga mengeluarkan darah, korban disebut telah dua kali melaporkan kejadian yang dialaminya kepada guru bimbingan konseling (BK).

- Advertisement -

Informasi tersebut kemudian dikonfirmasi kembali kepada pihak sekolah. Dalam klarifikasi lanjutan, perwakilan sekolah membenarkan adanya laporan sebelumnya dari korban yang dinilai belum ditindaklanjuti secara maksimal.

“Memang terjadi seperti yang disampaikan orangtua korban sebelumnya. Hasil visumnya juga sudah keluar. Makanya kami panggil kembali pihak-pihak sebelumnya, terutama dari perwakilan sekolah,” ujar Zakaria.

Temuan tersebut menjadi perhatian Disdikbud karena laporan yang disampaikan siswa semestinya ditangani secara serius agar persoalan tidak berulang dan berkembang menjadi kejadian yang lebih serius.

Zakaria menjelaskan, berdasarkan keterangan sejumlah siswa yang dihimpun saat proses klarifikasi di sekolah, kejadian terakhir bermula dari perselisihan antara Y dan A. Keduanya disebut terlibat perkelahian di dalam kelas, sementara sejumlah siswa lain berada di lokasi dan berusaha melerai.

“Berdasarkan laporan anak-anak, ada perselisihan antara Y dan A. Dari keterangan yang kami ambil, mereka berkelahi berdua, sedangkan siswa lainnya berusaha memisahkan,” jelasnya.

Namun, keterangan tersebut berbeda dengan versi keluarga korban. Y disebut tidak terlibat dalam perkelahian, melainkan berada dalam posisi bertahan ketika menerima pukulan. Keluarga juga menyampaikan bahwa luka yang dialami korban telah diperiksa melalui visum.

Zakaria mengatakan, pihaknya mencatat adanya perbedaan keterangan tersebut dan menyayangkan terjadinya insiden yang menyebabkan siswa mengalami luka.

Meski begitu, dia menegaskan bahwa Disdikbud tidak membenarkan segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan, baik berupa kekerasan fisik, verbal, maupun tindakan lain yang dapat mengganggu keselamatan dan kenyamanan siswa.

“Penanganan kasus ini tidak cukup hanya dengan menelusuri kronologi kejadian terakhir. Pihak sekolah juga harus mengevaluasi bagaimana laporan-laporan sebelumnya diterima, ditindaklanjuti, dan dikomunikasikan kepada orangtua korban,” tegasnya.

Dari hasil klarifikasi, pihak sekolah disebut mengakui adanya kekurangan dalam penanganan laporan sebelumnya. Perwakilan sekolah juga telah menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban.

Zakaria juga mengatakan, laporan siswa yang tidak ditindaklanjuti secara maksimal tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele. Sekolah, menurutnya, memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap pengaduan mendapatkan respons yang tepat dan tidak dibiarkan tanpa penyelesaian yang jelas.

“Iya, ternyata sudah ada dua laporan sebelumnya dari korban ke pihak sekolah, tapi ternyata laporan itu tidak maksimal tindak lanjutnya. Jadi, kita berikan teguran tadi ke pihak sekolah,” ungkap Zakaria.

Tak hanya itu, Disdikbud pun meminta pihak SMPN 1 Rejang Lebong memperbaiki sistem penanganan pengaduan siswa. Setiap laporan yang berkaitan dengan dugaan kekerasan harus segera ditindaklanjuti, disertai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Pembinaan di sekolah harus dilakukan supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi, baik itu perundungan maupun pembiaran terhadap persoalan yang terjadi di antara siswa,” katanya.

Dia juga berharap sekolah dapat memperkuat peran guru BK dan meningkatkan pengawasan terhadap interaksi antar siswa. Selain itu, komunikasi dengan orangtua dinilai penting, terutama ketika muncul persoalan yang berpotensi mengancam keselamatan peserta didik.

Di sisi lain, Disdikbud Rejang Lebong menyatakan siap memfasilitasi mediasi apabila kedua pihak bersedia menempuh jalur tersebut. Namun, pihaknya menghormati keputusan keluarga korban yang telah melaporkan kejadian itu kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Rejang Lebong.

“Kami tidak membenarkan kejadian ini, sekecil apa pun persoalannya. Kami ingin ada jalan keluar dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Kalau keluarga sudah melapor ke aparat hukum, tentu kami menghormati proses yang berjalan,” ujar Zakaria.

Dia pun menegaskan, langkah Disdikbud bukan untuk mengintervensi proses hukum, melainkan memastikan persoalan di lingkungan pendidikan mendapat perhatian dan menjadi bahan evaluasi bagi sekolah.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya mekanisme pengaduan yang responsif di lingkungan pendidikan. Laporan siswa mengenai dugaan kekerasan perlu ditangani sejak awal, sehingga sekolah dapat mengambil langkah pencegahan sebelum persoalan berkembang dan menimbulkan dampak lebih serius.

Karena itu Zakaria berharap, kejadian tersebut menjadi evaluasi bagi seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Rejang Lebong agar lebih serius dalam mencegah perundungan, melindungi siswa, serta memastikan setiap laporan ditangani secara tepat.

“Kita berharap tidak ada lagi kejadian-kejadian seperti ini. Kita akan cari solusi terbaik dalam mencegahnya,” tutup Zakaria. (NAC)

- Advertisement -

NEWS UPDATE

Pisah Sambut Dandim 0409/RL: Perpisahan Agung Lewis Tinggalkan Kesan Mendalam

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Suasana haru menyelimuti prosesi pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0409/Rejang Lebong di Aula Arupadatu Makodim, Rabu 28 Oktober 2026. Momen pergantian...

Akhirnya, Jenazah TKI/PMI Asal Rejang Lebong Segera Dipulangkan: Kargo Jenazah dari Jepang Dijadwalkan Tiba...

0
BENGKULU, ASPIASITERKINI.COM - Setelah menyelesaikan semua urusan administrasi yang dibutuhkan, jenazah almarhum Rizki Ade Putra, Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal beberapa waktu lalu...

Ketua DPRD Rejang Lebong Tegaskan TGR SPPD di Dewan Terbagi Dua: TGR Sekretariat dan...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Persoalan Tuntutan Ganti Rugi (TGR) atas temuan pemeriksaan perjalanan dinas di lingkungan DPRD Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, tahun anggaran 2025,...
Advertisement

Konten yang tampil di bawah ini merupakan iklan dari jaringan MGID. aspirasiterkini.com tidak terkait dengan konten ini.

Gambar
Gambar
Gambar
Buat Website Media Online

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Jembatan Perintis Garuda Kodim 0409/Rejang Lebong di Kelurahan Simpang Nangka Rampung,...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Harapan masyarakat Kelurahan Simpang Nangka, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, untuk memiliki akses penghubung yang lebih aman akhirnya terwujud.Jembatan Perintis...

Kepahiang

PLN Indonesia Power UBP Bengkulu Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bengkulu. Kali ini, perusahaan...

Bengkulu

Akhirnya, Jenazah TKI/PMI Asal Rejang Lebong Segera Dipulangkan: Kargo Jenazah dari Jepang Dijadwalkan Tiba di Bengkulu Lusa

BENGKULU, ASPIASITERKINI.COM - Setelah menyelesaikan semua urusan administrasi yang dibutuhkan, jenazah almarhum Rizki Ade Putra, Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal beberapa waktu lalu...

Peringati HLN ke-81, PLN Indonesia Power UBP Bengkulu Teguhkan Komitmen Jaga Keandalan Listrik dan Kepercayaan Publik

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bengkulu menegaskan komitmennya dalam menjaga...

Dua Pegawai Lapas Curup Emban Jabatan Baru, Kalapas Tekankan Integritas dan Profesionalisme!

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup, Untung Cahyo Sidharto, menghadiri kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan manajerial dan nonmanajerial di...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Mitra Kerjasama

Banner BlogPartner Backlink.co.id Seedbacklink