Dari jumlah tersebut, sebanyak 36 paket kemudian dinyatakan lolos dalam proses seleksi di tingkat pusat. Namun, hingga saat ini baru 15 paket pekerjaan fisik dan dua paket pengawasan yang memperoleh alokasi anggaran.
“Masih ada paket yang tersimpan di pusat. Kita doakan bersama agar dalam sisa waktu yang ada bisa kembali keluar alokasinya. Jika belum, mudah-mudahan dapat diperjuangkan pada tahun berikutnya,” jelasnya.
Dia menyebutkan, apabila seluruh usulan IJD yang telah lolos seleksi dapat direalisasikan, total alokasi anggaran pembangunan jalan untuk Provinsi Bengkulu berpotensi mendekati Rp800 miliar. Sementara itu, anggaran yang telah mendapatkan alokasi hingga saat ini hampir mencapai Rp300 miliar.
” Tentunya kami mengapresiasi dukungan dan perjuangan Erna Sari Dewi sebagai anggota Komisi V DPR RI dalam mendorong pembangunan infrastruktur di Provinsi Bengkulu. Saya berharap sinergi antara pemerintah pusat, legislatif, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjaga, terutama dalam mengawal pelaksanaan pekerjaan di lapangan,” sampainya.
Di sisi lain, Plt Bupati Rejang Lebong menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan infrastruktur di daerahnya. Menurutnya, pembangunan jalan melalui Program IJD menjadi langkah penting dalam meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus menunjang kegiatan ekonomi masyarakat.























