Dia juga mengungkapkan bahwa bersama Plt Bupati Rejang Lebong dan Kepala BPJN Bengkulu, pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah titik yang berpotensi menjadi prioritas pembangunan pada 2027.
“Pemerataan pembangunan infrastruktur harus menjadi perhatian bersama, sehingga seluruh kabupaten di Provinsi Bengkulu memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Perlu diketahui, untuk pembangunan IJD di Rejang Lebong ini tidak luput dari perjuangan Plt Bupati Rejang Lebong saat ini,” tuturnya.
Selain memperjuangkan anggaran, dia mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan. Masyarakat diminta ikut mengawal pembangunan agar pengerjaannya sesuai spesifikasi teknis dan menghasilkan infrastruktur yang berkualitas serta dapat digunakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Kepala BPJN Bengkulu Dr. Ir. Zepnat Kambu menjelaskan, proses pengusulan Program IJD 2026 di Provinsi Bengkulu melalui tahapan seleksi dan verifikasi yang cukup panjang.
Dari sekitar 56 paket usulan pembangunan jalan yang disampaikan pemerintah daerah se-Provinsi Bengkulu, sebanyak 53 paket dinyatakan lolos verifikasi di tingkat balai, sedangkan tiga paket lainnya tidak memenuhi persyaratan.























