Sementara itu Pemerintah Desa (Pemdes) Rimbo Recap menyambut baik program ini. Pemdes Rimbo Recap juga mengingatkan warganya untuk mengikuti prosedur pengambilan bantuan. Bahkan aparat desa juga diminta aktif mengawal agar tidak terjadi penumpukan massa maupun potensi ketidaktepatan sasaran.
Langkah sosialisasi ini menjadi krusial, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan ketika kebutuhan pokok cenderung meningkat. Tanpa pengawasan yang ketat, program bantuan pangan rawan menyisakan persoalan klasik, mulai dari data yang tidak sinkron hingga distribusi yang tidak merata.
Dengan dimulainya penyaluran dari Rimbo Recap ini, Bulog diharapkan tidak hanya memastikan bantuan tersalurkan, tetapi juga menjaga kepercayaan publik bahwa program ini benar-benar hadir untuk masyarakat yang membutuhkan. (JP)























