BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM – Sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau memicu kewaspadaan di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Mengantisipasi dampak terhadap kesehatan masyarakat, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han)., mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan membatasi aktivitas di luar rumah.
Imbauan tersebut disampaikan Pangdam XXI/Radin Inten melalui informasi kewaspadaan yang dikeluarkan pada 4 September 2026. Dalam imbauannya, masyarakat diminta tidak menganggap sepele sebaran abu vulkanik karena paparan material tersebut dapat berdampak terhadap kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan.
“Kalau tidak ada kegiatan mendesak, usahakan tetap di dalam rumah. Namun, jika harus keluar, pastikan selalu menggunakan masker dan kacamata,” demikian imbauan Pangdam.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Kodam XXI/Radin Inten, paparan abu vulkanik terdeteksi menyebar ke sejumlah wilayah, di antaranya Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Kondisi tersebut membuat masyarakat yang berada di wilayah terdampak diminta mengambil langkah perlindungan diri, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan.
Pangdam mengingatkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan tetap waspada terhadap perubahan kondisi lingkungan. Jika terpaksa harus keluar rumah, masyarakat dianjurkan menggunakan masker dan kacamata pelindung untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik.























