Dia mengatakan, pelaksanaan lomba dengan dua kategori, yakni Senterewe dan Pegon, diharapkan dapat memberikan ruang bagi para peserta untuk menampilkan karakteristik serta keunikan masing-masing dalam seni budaya jaranan.
Zakaria juga menegaskan, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkenalkan dan memperkuat keberadaan seni tradisional di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menjadikan ajang silaturahmi agar para pegiat seni budaya jaranan dapat saling mengenal lebih dekat. Kita berharap ke depan lahir seniman-seniman budaya jaranan yang mampu membanggakan Kabupaten Rejang Lebong,” ungkap Zakaria.
Dia juga berharap, penyelenggaraan Gebyar Semarak Merah Putih 2026 dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan kesenian daerah serta memperkaya khazanah budaya di Kabupaten Rejang Lebong.
“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini bisa mengembangkan dan melestarikan kesenian jaranan kuda kepang di wilayah Rejang Lebong,” sampainya.























