REJANG LEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Rejang Lebong yang telah lama menantikan kesempatan menunaikan ibadah haji. Pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2027 atau 1448 Hijriah, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, kebagian kuota sebanyak 328 jemaah.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Rejang Lebong, M. Adityawarman Budi atau yang akrab disapa Adit menjelaskan, kuota yang diterima di Rejang Lebong terbagi dalam beberapa kategori, mulai dari jemaah yang sebelumnya telah melunasi biaya haji tetapi menunda keberangkatan hingga jemaah berdasarkan nomor urut porsi dan kategori lanjut usia (lansia).
Dari total 328 kuota tersebut, sebanyak 20 orang merupakan jemaah lunas tunda, 301 orang berdasarkan nomor urut porsi, serta 7 orang masuk dalam kategori kuota lansia.
Adit mengatakan, calon jemaah haji (CJH) yang masuk dalam alokasi keberangkatan 2027 mayoritas merupakan masyarakat yang telah mendaftarkan diri untuk menunaikan ibadah haji sejak 2014.
“Calon jemaah haji atau CJH asal Rejang Lebong yang akan berangkat pada 2027 ini merupakan warga yang mendaftar haji pada tahun 2014,” kata Adit.
Selain kuota utama, Kemenhaj Rejang Lebong juga menyiapkan 166 jemaah cadangan. Mereka merupakan masyarakat yang mendaftar haji pada 2015 dan diproyeksikan masuk dalam daftar keberangkatan tahun 2028.
Keberadaan jemaah cadangan tersebut menjadi langkah antisipasi apabila terdapat calon jemaah dalam kuota utama yang mengalami kendala atau tidak dapat memenuhi persyaratan keberangkatan pada musim haji 2027. Dengan demikian, kesempatan untuk mengisi kuota yang kosong tetap dapat diberikan kepada jemaah berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kalau secara keseluruhan, alokasi calon jemaah haji Provinsi Bengkulu dari 10 kabupaten/kota pada penyelenggaraan haji 2027 mencapai 1.354 orang, termasuk 10 orang petugas kelompok terbang (kloter),” sampainya.
Rincian alokasi tersebut kata Adit, terdiri atas 45 jemaah lunas tunda, 1.231 jemaah berdasarkan nomor urut porsi, dan 68 jemaah kategori lansia. Selain itu, terdapat pula 677 jemaah cadangan yang dipersiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya kuota utama yang tidak terisi.
“Dari info yang kita terima, Provinsi Bengkulu juga memperoleh tambahan alokasi untuk delapan orang dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta dua orang Petugas Haji Daerah (PHD) tingkat provinsi,” terangnya.
Di sisi lain, kesiapan administrasi perjalanan calon jemaah haji juga mulai menunjukkan perkembangan. Berdasarkan data yang disampaikan Kemenhaj, sebanyak 1.041 paspor jemaah haji telah diterima dan seluruhnya sudah melalui proses Machine Readable Travel Document (MRTD), yakni mekanisme pembacaan dan verifikasi otomatis dokumen perjalanan.
“Dengan adanya kepastian alokasi kuota tersebut, calon jemaah haji, khususnya di Kabupaten Rejang Lebong, diharapkan dapat mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan keberangkatan, baik kelengkapan administrasi maupun persiapan kesehatan dan kesiapan fisik,” pungkasnya.
Bagi masyarakat yang telah menunggu bertahun-tahun sejak mendaftarkan diri, alokasi kuota haji 2027 ini menjadi kabar penting sekaligus harapan untuk segera menunaikan rukun Islam kelima ke Tanah Suci. (NAC)























