Anggota Komisi V DPR RI, Erna Sari Dewi, sebelumnya menjelaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan bagian dari aspirasi daerah yang diperjuangkan melalui Program IJD. Dia berharap pembangunan ruas jalan itu dapat dilanjutkan sekitar lima kilometer lagi hingga terhubung ke kawasan Bukit Kaki Kaba.
“Jalan ini memiliki peran penting karena melintasi kawasan pertanian hortikultura dan perkebunan serta menghubungkan sejumlah desa. Dengan akses yang semakin baik, masyarakat akan lebih mudah melakukan mobilitas, petani dapat mengangkut hasil produksi dengan lebih lancar, dan distribusi komoditas diharapkan semakin efisien. Dampak akhirnya tentu kita harapkan dapat dirasakan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” jelas Erna.
Dia juga menyampaikan bahwa sejumlah usulan pembangunan infrastruktur lainnya di Kabupaten Rejang Lebong telah dibahas. Sebagian di antaranya bahkan telah masuk dalam daftar prioritas untuk diperjuangkan pada tahun anggaran berikutnya.
Dengan dimulainya pembangunan jalan melalui Program IJD 2026, masyarakat berharap peningkatan infrastruktur dapat terus berlanjut secara merata. Di sisi lain, pengawasan terhadap pelaksanaan proyek menjadi hal penting agar anggaran negara yang dialokasikan benar-benar menghasilkan pembangunan berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Komitmen pengawalan dari unsur legislatif dan partai politik diharapkan turut memastikan pembangunan infrastruktur tidak sekadar menjadi proyek fisik, tetapi juga menjadi penggerak konektivitas dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rejang Lebong. (NAC)























