“Dalam rangka Hari Buruh 2026, kami menggelar Gerakan Pangan Murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Harapan kami kedepannya para pekerja di Rejang Lebong bisa bekerja lebih layak dan terjalin kolaborasi yang kuat bersama pemerintah daerah,” ujar Edi.
Dia menegaskan, KSPSI merupakan organisasi independen dan tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Karena itu pihaknya berharap, peringatan May Day di Rejang Lebong dapat digelar lebih besar dan meriah dengan berbagai kegiatan sosial lainnya.
Sementara itu, Pemimpin Cabang Bulog Rejang Lebong, A Musalim Yudha, memastikan stok bahan pangan yang disediakan dalam Gerakan Pangan Murah mencukupi untuk masyarakat.
Dia menjelaskan, sejumlah komoditas dijual di bawah harga pasar maupun Harga Eceran Tertinggi (HET), di antaranya beras SPHP seharga Rp58 ribu per kemasan, gula pasir Rp17 ribu per kilogram, dan Minyakita Rp15 ribu per liter.
“Beras SPHP yang biasanya dijual Rp60 ribu, hari ini kami jual Rp58 ribu. Kami pastikan stok cukup sehingga masyarakat yang datang semuanya bisa mendapatkan kebutuhan pokok,” jelasnya.























