REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Keberagaman seni dan budaya Nusantara mewarnai kemeriahan Gebyar Semarak Merah Putih 2026 di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Belasan sanggar seni dari empat kabupaten dan kota tampil memukau dalam Pagelaran Etnik Budaya Lintas Daerah yang digelar di Panggung Utama Lapangan Dwi Tunggal Curup, Selasa 3 November 2026 malam.
Pagelaran tersebut menjadi ajang bagi para pelaku seni untuk memperkenalkan sekaligus menampilkan kekayaan budaya dari daerah masing-masing. Empat daerah yang turut ambil bagian yakni Kabupaten Lebong, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Musi Rawas, serta Kota Bengkulu.
Berbagai penampilan seni tradisional disuguhkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari seni tari, tari kolosal, hingga beragam kesenian lainnya yang merepresentasikan karakteristik etnis dan budaya masing-masing daerah.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat yang hadir, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antardaerah melalui seni dan budaya. Selain itu, pagelaran tersebut diharapkan mampu meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya lokal yang menjadi bagian dari identitas bangsa Indonesia.
Pagelaran Etnis Budaya Lintas Daerah ini diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Rejang Lebong, yang sekaligus bertanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan kebudayaan pada rangkaian Gebyar Semarak Merah Putih 2026. Kegiatan ini juga dibuka secara langsung oleh Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri Praja, S.STP, M.Si yang diwakili oleh Asisten I Setdakab Rejang Lebong Bobby Harpa Santana, S.STP, M.Si.
Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Rejang Lebong, Zakaria Efendi, M.Pd., mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kecintaan terhadap seni dan budaya sekaligus wujud penghargaan terhadap keberagaman etnis yang ada di Indonesia.
Menurut dia, setiap penampilan yang dibawakan oleh sanggar seni dari berbagai daerah memiliki nilai budaya tersendiri yang perlu dijaga dan dilestarikan.
“Mencintai seni budaya dan menampilkan kebudayaan masing-masing daerah serta etnisnya merupakan wujud keberagaman kita dalam mencintai tanah air,” ujar Zakaria.
Dia menjelaskan, setiap sanggar menampilkan kesenian yang disesuaikan dengan karakteristik budaya daerah masing-masing. Melalui penampilan tersebut, masyarakat dapat mengenal lebih dekat ragam budaya yang berkembang di Bengkulu dan wilayah sekitarnya.
Zakaria juga menyampaikan, Pagelaran Etnis Budaya Lintas Daerah dalam rangka Gebyar Semarak Merah Putih 2026 merupakan kegiatan perdana yang diselenggarakan di Kabupaten Rejang Lebong.
Namun meski baru pertama kali digelar, pihaknya berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dengan melibatkan lebih banyak daerah dan sanggar seni.
“Karena ini merupakan kegiatan Gebyar Semarak Merah Putih perdana yang diadakan di Rejang Lebong, kita berharap ke depannya jika masih ada kegiatan serupa, pagelaran etnis budaya ini bisa diikuti lebih banyak kabupaten,” kata dia.
Lebih lanjut, Zakaria menegaskan bahwa pelestarian seni dan budaya daerah perlu menjadi perhatian bersama. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam memperkenalkan kekayaan budaya kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda.
“Kita ingin kegiatan etnis budaya seperti ini tetap dijaga agar masyarakat dapat mengetahui budaya masing-masing daerah yang ada di Provinsi Bengkulu maupun sekitarnya,” tutup Zakaria.
Melalui Pagelaran Etnis Budaya Lintas Daerah ini, Kabupaten Rejang Lebong diharapkan dapat terus menjadi ruang bagi tumbuh dan berkembangnya seni budaya lokal sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam keberagaman melalui pelestarian warisan budaya bangsa. (NAC)























