KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kepahiang melaksanakan kegiatan supervisi dan evaluasi 10 Program Pokok PKK di Desa Bandung Baru, Kecamatan Kabawetan, Selasa, 14 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan program PKK di tingkat kecamatan dan desa agar berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Supervisi tersebut merupakan bagian dari kegiatan Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan (SMEP) yang dilaksanakan TP PKK Kabupaten Kepahiang ke seluruh TP PKK kecamatan. Melalui kegiatan ini, pelaksanaan program kerja PKK ditinjau secara langsung, mulai dari aktivitas kader, kelengkapan administrasi, hingga capaian kegiatan yang telah dijalankan di lapangan.
Ketua TP PKK Kabupaten Kepahiang, Ny. Hj. Emi Nurhayati Zurdi Nata, menekankan pentingnya supervisi dan evaluasi sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pemeriksaan administrasi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan agar para kader semakin aktif dan mampu menjalankan program kerja secara optimal.
“Melalui kegiatan supervisi dan evaluasi ini, kita ingin memastikan bahwa 10 Program Pokok PKK benar-benar dilaksanakan dengan baik, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa. Selain mengevaluasi administrasi dan pelaporan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan bagi para kader agar semakin aktif, terampil, dan mampu menjalankan program sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberhasilan program PKK sangat bergantung pada keterlibatan aktif para kader dalam menggerakkan masyarakat serta menerapkan berbagai program pemberdayaan keluarga di lingkungan masing-masing. Karena itu, evaluasi secara berkelanjutan diperlukan untuk mengetahui sejauh mana program yang telah direncanakan dapat direalisasikan sesuai dengan sasaran.
“Kita berharap seluruh kader PKK terus meningkatkan semangat dan kekompakan dalam menjalankan program kerja. Yang terpenting, keberadaan PKK harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, supervisi dan evaluasi juga mencakup pemeriksaan administrasi organisasi, pencatatan kegiatan, dokumentasi, serta penyusunan laporan. Tertib administrasi menjadi salah satu aspek penting untuk mendukung kelancaran program sekaligus memudahkan pemantauan terhadap perkembangan kegiatan PKK di setiap tingkatan.
Selain itu, melalui SMEP, TP PKK Kabupaten Kepahiang dapat mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi para kader dalam menjalankan program di lapangan. Berbagai persoalan yang ditemukan diharapkan menjadi bahan pembahasan bersama untuk mencari solusi, sehingga pelaksanaan program PKK ke depan dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pembinaan kader juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Para kader diharapkan semakin terampil dalam mengelola organisasi, menyusun program kerja, serta menggerakkan partisipasi masyarakat. Dengan demikian, PKK tidak hanya menjadi organisasi yang menjalankan kegiatan rutin, tetapi juga mampu berperan aktif dalam mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga dan kualitas hidup masyarakat.
Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Bandung Baru, Ny. Maryati Muhson, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TP PKK Kabupaten Kepahiang yang telah hadir secara langsung untuk melaksanakan kegiatan supervisi dan evaluasi di desanya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada TP PKK Kabupaten Kepahiang yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan melaksanakan supervisi serta evaluasi di desa kami. Kegiatan ini sangat berarti bagi kami sebagai bahan pembinaan dan evaluasi agar pelaksanaan program PKK ke depan dapat berjalan lebih baik,” ungkap Maryati.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi TP PKK Desa Bandung Baru untuk memperoleh masukan dan pembinaan terkait pelaksanaan program kerja yang telah dijalankan. Evaluasi tersebut diharapkan dapat membantu para kader mengetahui hal-hal yang perlu ditingkatkan, baik dalam pengelolaan administrasi maupun pelaksanaan kegiatan pemberdayaan keluarga.
Maryati juga berharap seluruh kader TP PKK Desa Bandung Baru semakin solid dan mampu melahirkan berbagai program kerja yang selaras dengan 10 Program Pokok PKK. Kekompakan dan kerja sama antarkader dinilai menjadi modal penting agar program yang dirancang dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami berharap ke depan TP PKK Desa Bandung Baru semakin kompak, semakin aktif, dan mampu melahirkan program-program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami juga ingin PKK terus menjadi mitra strategis pemerintah desa maupun pemerintah daerah dalam mendukung pemberdayaan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Lebih lanjut, sinergi antara TP PKK dengan pemerintah desa maupun pemerintah daerah diharapkan dapat terus diperkuat. Kolaborasi tersebut menjadi penting agar berbagai program pemberdayaan keluarga dapat berjalan searah dengan upaya pembangunan daerah, terutama dalam mendorong keluarga yang lebih mandiri, sehat, dan sejahtera.
Melalui kegiatan supervisi dan evaluasi ini, TP PKK Kabupaten Kepahiang diharapkan memperoleh gambaran mengenai perkembangan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di tingkat kecamatan dan desa. Hasil evaluasi tersebut dapat menjadi bahan perbaikan dan penyempurnaan program kerja, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembinaan kader di seluruh wilayah Kabupaten Kepahiang.
Dengan pembinaan yang berkesinambungan, tertib administrasi, serta koordinasi yang semakin kuat, TP PKK diharapkan mampu menjalankan perannya secara optimal dalam memberdayakan keluarga. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari langkah bersama untuk mewujudkan keluarga yang lebih sejahtera, mandiri, sehat, dan berkualitas di Kabupaten Kepahiang. (jmy)























