BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Mahdi Husen, yang juga merupakan anggota dewan asal Kecamatan Selupu Rejang turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas meninggalnya Rizki Ade Putra (26), tenaga kerja Indonesia (TKI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kelurahan Air Duku, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, yang dilaporkan meninggal dunia di Osaka, Jepang, pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Di tengah duka yang menyelimuti keluarga, persoalan pemulangan jenazah Rizki ke Tanah Air kini menjadi perhatian utama. Keluarga berharap jenazah almarhum dapat segera dipulangkan agar bisa dimakamkan di kampung halaman, sehingga mereka dapat memberikan penghormatan terakhir kepada anggota keluarga yang meninggal dunia di perantauan.
Menanggapi hal tersebut, Mahdi Husen meminta pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait untuk segera mencari solusi terbaik agar proses pemulangan jenazah dapat direalisasikan. Dia juga mengimbau keluarga korban, agar tetap bersabar, mengingat saat ini koordinasi lintas instansi masih berlangsung.
Disampaikan Mahdi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, serta kementerian yang menangani perlindungan pekerja migran dan KJRI di Osaka telah berkoordinasi untuk mengupayakan kepulangan jenazah Rizki dari Jepang ke Indonesia.
“Saat ini Pemprov Bengkulu maupun Pemkab Rejang Lebong dan pihak Kementerian Perlindungan Pekerja Migran telah berkoordinasi untuk mengupayakan kepulangan jenazah. Jadi kami harap, agar pihak keluarga dapat bersabar dan selalu berdoa agar jenazah korban bisa segera dipulangkan ke kampung halaman,” ujar Mahdi.
Dia menjelaskan, pemulangan jenazah dari luar negeri membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Karena itu, diperlukan langkah konkret dan koordinasi yang baik dari seluruh pihak agar kendala pembiayaan tidak menghambat proses pemulangan.
Salah satu upaya yang dapat dipertimbangkan, kata Mahdi, ialah penggalangan dana untuk membantu memenuhi kebutuhan biaya pemulangan jenazah. Namun, dia menekankan pentingnya peran pemerintah setempat dalam mencari jalan keluar yang tepat, sehingga harapan keluarga dapat segera terwujud.
“Saya berharap pemerintah daerah dan instansi terkait tidak hanya melakukan koordinasi, tetapi juga segera menemukan solusi yang memungkinkan jenazah Rizki dipulangkan secepat mungkin,” tuturnya.
Mahdi menjelaskan, dalam situasi duka seperti ini, kepastian mengenai langkah penanganan dan upaya pemulangan sangat dibutuhkan oleh keluarga yang tengah menghadapi kehilangan orang terkasih, terlebih karena peristiwa tersebut terjadi jauh dari kampung halaman.
“Saya turut berduka cita atas kepergian Rizki, semoga keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan. Saya pribadi selaku anggota DPRD Provinsi Bengkulu juga akan mendorong agar proses pemulangan jenazah korban bisa segera dilakukan. Namun terkait hal ini, solusi dari pemerintah setempat juga yang sangat dibutuhkan,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Rizki Ade Putra dilaporkan meninggal dunia di Osaka, Jepang, setelah diduga terjatuh dari balkon apartemen lantai sembilan tempatnya tinggal selama berada di Negeri Sakura. Informasi awal mengenai peristiwa tersebut telah diterima oleh pihak kepolisian di Kabupaten Rejang Lebong.
Berdasarkan informasi yang dihimpun sebelumnya, Rizki berangkat ke Jepang pada 5 Oktober 2026 bersama empat orang rekannya untuk mengikuti pelatihan kerja di bidang perhotelan. Dia baru beberapa hari tiba di Jepang dan mulai mengikuti pelatihan sebelum kabar duka tersebut diterima keluarganya.
Meski demikian, penyebab pasti kematian Rizki masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang di Jepang. Dugaan mengenai kronologi kejadian yang beredar sebelumnya belum dapat dijadikan sebagai kesimpulan akhir.
Kini, selain menantikan kejelasan mengenai peristiwa yang merenggut nyawa Rizki, keluarga juga berharap adanya kepastian terkait proses pemulangan jenazah. Mereka ingin agar almarhum dapat segera kembali ke kampung halaman untuk dimakamkan secara layak di tengah keluarga dan kerabat. (NAC)























