REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan dan pembinaan warga binaan terus diperkuat oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Bengkulu, Rabu 30 September 2026 kemarin.
Kegiatan monitoring dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Bengkulu, Herry Hasudungan Simatupang, S.H., M.H., serta disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Curup, Untung Cahyo Sidharto, bersama jajaran pejabat struktural serta petugas pemasyarakatan.
Monitoring dan evaluasi tersebut merupakan bagian dari fungsi pembinaan, pengawasan, serta pengendalian yang dilakukan Kanwil Ditjenpas Bengkulu untuk memastikan seluruh program pelayanan dan pembinaan di satuan kerja pemasyarakatan berjalan sesuai standar, ketentuan, dan target yang telah ditetapkan.
Dalam pelaksanaannya, tim monitoring melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pemasyarakatan, mulai dari layanan kepada warga binaan, program pembinaan kepribadian dan kemandirian, administrasi pemasyarakatan, hingga pelaksanaan tugas petugas di lapangan.
Selain melihat secara langsung pelaksanaan program yang berjalan, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi untuk mengidentifikasi berbagai hal yang masih perlu diperkuat guna mendukung peningkatan kualitas layanan dan efektivitas pembinaan di dalam lapas.
Kepala Lapas Kelas IIA Curup, Untung Cahyo Sidharto didampingi Kepala KPLP Dudi Anggriyono menyampaikan, monitoring dan evaluasi dari Kanwil Ditjenpas Bengkulu merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan.
“Monitoring dan evaluasi merupakan instrumen yang sangat penting untuk memastikan seluruh pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk penguatan sekaligus perbaikan berkelanjutan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan,” ujar Untung.
Disampaikannya, setiap masukan, saran, maupun hasil evaluasi yang diperoleh dari kegiatan monitoring akan menjadi bahan perbaikan bagi seluruh jajaran Lapas Curup dalam meningkatkan kinerja organisasi.
“Seluruh hasil monitoring akan kami tindak lanjuti secara serius. Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan, memperkuat program pembinaan, serta memastikan setiap petugas menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab,” tutupnya.
Sementara itu, kegiatan Monev juga menjadi momentum strategis untuk mempererat koordinasi dan sinergi antara Kanwil Ditjenpas Bengkulu dengan Lapas Kelas IIA Curup dalam mendukung pelaksanaan program pemasyarakatan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Melalui monitoring secara langsung, berbagai capaian, kendala, serta kebutuhan di lapangan dapat teridentifikasi secara lebih komprehensif. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan langkah-langkah perbaikan dan penguatan program, baik dalam aspek pelayanan publik maupun pembinaan warga binaan.
Dengan adanya kegiatan monitoring dan evaluasi secara berkala, Lapas Kelas IIA Curup menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan, menciptakan lingkungan pembinaan yang kondusif, serta mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada pemulihan serta reintegrasi sosial warga binaan. (NAC)























