Menurut Zakaria, melalui perlombaan mewarnai, kemampuan anak dalam mengekspresikan imajinasi dapat terlihat, terutama dalam menentukan pilihan warna, memadukan berbagai warna, hingga menyelesaikan karya secara mandiri.
“Kita ingin menumbuhkan kreativitas dan kemandirian anak-anak sejak dini. Melalui kegiatan ini, kita bisa melihat bagaimana mereka mampu berkarya sendiri dan menentukan kombinasi warna sesuai dengan imajinasi masing-masing,” jelas Zakaria.
Untuk memastikan proses perlombaan berlangsung secara tertib dan penilaian berjalan objektif, panitia juga menerapkan aturan khusus selama kegiatan berlangsung. Orang tua dan guru pendamping dibatasi memasuki ruang perlombaan, kecuali petugas pengawas yang telah ditunjuk oleh panitia.
Langkah tersebut dilakukan agar peserta dapat mengerjakan karya masing-masing secara mandiri tanpa intervensi dari pihak lain. Perlombaan dilaksanakan selama satu hari, dengan pengumuman pemenang dijadwalkan pada hari yang sama.
Lebih lanjut, Zakaria berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan dan potensi diri. Ia juga mengajak orang tua serta tenaga pendidik agar lebih aktif mengarahkan anak-anak pada kegiatan yang positif, kreatif, dan edukatif.























