REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Masa magang dua Taruna Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup resmi berakhir. Keduanya dilepas setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan magang yang menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran dan pembentukan kesiapan sebagai calon insan Pemasyarakatan.
Dua taruna tersebut ialah Gabriel Omar Abib dan Fizer Yonesko. Selama menjalani magang di Lapas Kelas IIA Curup, keduanya mendapat kesempatan untuk mengenal secara langsung berbagai aktivitas serta dinamika pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan di lapangan.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama menjalani pendidikan, tetapi juga memberikan pengalaman nyata mengenai bagaimana tugas Pemasyarakatan dilaksanakan dengan mengedepankan kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, serta sikap profesional.
Selama berada di lingkungan Lapas Curup, kedua taruna juga dapat melihat secara langsung bagaimana pelaksanaan tugas Pemasyarakatan membutuhkan kesiapan dalam menghadapi berbagai situasi, sekaligus kemampuan untuk bekerja secara disiplin dan bertanggung jawab.
Kepala Lapas Kelas IIA Curup, Untung Cahyo Sidharto menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi yang telah ditunjukkan Gabriel dan Fizer selama mengikuti kegiatan magang.
Menurut dia, setiap pengalaman yang diperoleh selama berada di Lapas merupakan bagian dari proses pembelajaran yang penting bagi para taruna sebelum nantinya memasuki dunia kedinasan dan menjalankan tugas pengabdian.
“Manfaatkan pengalaman yang didapat selama melaksanakan magang di Lapas Curup sebagai bekal untuk terus belajar dan berkembang. Jadikan setiap proses yang dilalui sebagai pembelajaran untuk membentuk integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, dan profesionalisme sebagai calon insan Pemasyarakatan,” pesan Untung.
Dia berharap, pengalaman selama melaksanakan magang tidak berhenti sebagai kegiatan akademik semata, tetapi dapat menjadi bekal bagi kedua taruna dalam mengembangkan kemampuan dan membangun karakter sebagai calon aparatur Pemasyarakatan.
“Dengan berakhirnya masa magang tersebut, sekaligus menjadi momentum bagi kedua taruna untuk melanjutkan perjalanan pendidikan mereka dengan membawa berbagai pengalaman yang telah diperoleh selama berada di Lapas Kelas IIA Curup,” pungkasnya.
Lapas Curup pun mendoakan agar Gabriel Omar Abib dan Fizer Yonesko dapat terus mengembangkan kompetensi, menjaga integritas, serta menjadikan pengalaman selama magang sebagai modal berharga dalam menghadapi tahapan pendidikan dan pengabdian selanjutnya.
Bagi Lapas Kelas IIA Curup, kehadiran para taruna selama masa magang juga menjadi bagian dari upaya mendukung proses pembelajaran calon insan Pemasyarakatan agar memiliki pemahaman yang lebih dekat terhadap pelaksanaan tugas di lapangan, sekaligus siap menghadapi tantangan dunia kedinasan dengan sikap profesional dan penuh tanggung jawab. (NAC)























